Raker ( Rapat Keren ) Indonesia Berkebun 2012


Foto bersama di rumah panggung Flory Bunda Cibodas Puncak.

Raker atau rapat keren Indonesia Berkebun tahun 2012 telah sukses diadakan di Resort Flory Bunda Cibodas Puncak. Acara dimulai dari tanggal 24 s/d 26 februari 2012. Raker dihadiri oleh perwakilan seluruh indonesia yaitu Aceh, Padang, Medan, Pontianak, Samarinda, Makasar, Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Banten, Campus UI, Semarang, Kebumen, Jogja, Solo, Madiun, Surabaya, dan Bali. Tujuan diadakan Raker adalah untuk silahturohmi antar penggiat di indonesia dan membahas tentang cara bergabung di komunitas, Sponsor, Model Ekonomi, dan Badan Hukum.
Baca lebih lanjut

Cara Menanam Benih dan Bibit Pepaya California


Buah Pepaya California

Kesuksesan berbudidaya pepaya salah satunya diawali dengan memiliki bibit atau benih yang baik, namun dalam prakteknya ternyata tidak saja cukup memiliki benih yang baik atau benih unggul, Perlu penanganan yang baik sehingga akan menghasilkan buah pepaya unggul. Membuat benih dibutuhkan beberapa persyaratan antara lain diambil dari varietas unggul, tingkat kemurnian yang tinggi, sehat dll.

Baca lebih lanjut

Konferensi Indonesia Berkebun Seluruh Indonesia #solo 26-27 Nov 11

Pada Tgl 26-27 Nov 2011 diadakan acara Konferensi Indonesia Berkebun disponsori oleh Thanks To Nature Teh Kotak di Solo yang dibuka oleh bapak walikota Solo Joko Widodo dan dik doang serta dihadiri oleh teman2 penggiat Indonesia Berkebun seluruh indonesia dari aceh sampai surabaya.

Peserta IDBerkebun konferensi Seluruh Indonesia

Baca lebih lanjut

Biopori

Lubang Biopori

Biopori adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini dicetuskan oleh Dr. Kamir R Brata, salah satu peneliti dari Institut Pertanian Bogor. Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah. Teknologi sederhana ini kemudian disebut dengan nama biopori.

Baca lebih lanjut